Konspirasi Covid-19 ?
Sudah hampir 60.000 yang meninggal karena covid. Sudah 2,1 juta yang terkonfirmasi positif. Dan mari sekarang kita bicara tentang nyawa.
Mulailah dengan memisahkan covid sebagai fakta sains dan covid sebagai fakta politik ataupun bisnis.
Covid sebagai virus itu harus kita akui, ia nyata, berbahaya, bahkan bisa merenggut nyawa orang-orang tercinta. Makanya dibutuhkan protokol kesehatan dan jangan disepelekan.
Sedang covid sebagai fakta politik dan bisnis juga harus kita akui, kita sama-sama tau bahwa di awal-awal covid kebanyakan pejabat menyepelekan dan bikin jengkel. lalu adanya ketidakadilan dari penegak hukum, sanksi pelanggaran prokes yang tidak berlaku bagi peguasa, ada lagi korupsi bansos covid, korupsi alat tes, dan banyak sekali yang bikin resah.
sebagian masyarakat mengakui kedua fakta itu, yakni fakta covid sebagai pandemi dan fakta covid sebagai ajang para politisi. yang jadi soal ketika kita tidak sejalan dengan pemerintah bukan berarti boleh menyepelekan protokol kesehatan.
kengawuran pemerintah dalam menangani covid bukan menjadi legitimasi kalau kita boleh menyepelekan pandemi. justru kita sedang pro terhadap sains, pro terhadap akal sehat dan mengitu anjuran syariat.
Dengan kita tetap ketat prokes , tidak menyepelekan namun tetap kritis mengoreksi setiap kebijakan, lantang menyuarakan kebenaran, rasa-rasanya ini adalah sikap yang tepat.
Soal covid ini yang paling kasihan, para pahlawan berseragaman putih, yah para dokter dan nakes, setiap hari capek bukan main, tapi dituduh agen WHO, mengcovidkan pasien, bagian elit global dan iluminati, oleh orang-orang yang menganggap vaksin itu berbahaya, ada chipnya, ada magnetnya lah, mengandung babi, namun tidak pernah peduli dan serius mendalami sains.
jadi yuk balik lagi bicara nyawa manusia yang sama-sama berhak hidup dan terlindungi.
maka tetaplah saling jaga. stay health.👌
wow
BalasHapus